Laporan Penyelenggaraan Pekan Aksi Hari Tanpa TV (HTT), Bandung 2007

41.jpg

A. Pendahuluan
Aksi Hari Tanpa TV di Bandung merupakan rangkaian dari acara dengan tema sejenis di Jakarta (YPMA/Kidia dan YKB), Yogyakarta (Bentang), Surabaya (LKM), Medan (Psikologi USU), dan Makasar (Elsim/LCIC). Dalam upaya menyosialisasikan Hari Tanpa TV dan pesan-pesan media literacy pada masyarakat, Bascomms yang mengorganisir HTT Bandung menyelenggarakan pekan aksi yang dimulai pada tanggal 16 Juli 2007 s.d. 26 Juli 2007 (terlampir). Dibantu oleh sejumlah relawan dan simpatisan, puncak pekan aksi HTT berlangsung pada hari Sabtu, 21 Juli 2007, dalam Talk Show “Tanpa TV, Mungkinkah?” di Ruang Tengah Mizan Publishing House (pk. 9-13 WIB dalam aksi damai di Ciwalk pk. 10-14. Berikut adalah laporan kegiatan ini.

01.jpg
1.jpg

B. Pelaksanaan
1. Talk Show “Kegiatan Produktif Bagi Anak: Mungkinkah Tanpa TV?” (penanggungjawab: Santi)
Seminar diselenggarakan pada hari Sabtu, 21 Juli 2007 pk. 9-12 di Ruang Tengah Mizan Publishing House, jalan Cinambo 135, Cisaranten Wetan. Dalam seminar ini, dibahas prinsip-prinsip media literacy sambil menginformasikan alternatif kegiatan yang bisa dilakukan ketika tidak menonton TV. Seminar ini gratis, diperuntukkan bagi orangtua yang berminat, sekitar 100-an. Pembicara terdiri dari Dr. Hj. Atie Rachmiatie, Dra., M.Si. (anggota KPID Jawa Barat) yang membawakan materi “TV, Isi dan Regulasi”, Andar Manik (pendiri Jendela Ide, antropolog, mediator konflik) yang akan berbagi ihwal “Rumah Tanpa TV” dan Santi Indra Astuti, S.Sos., M.Si. (penggagas Bascomms, aktivis media literacy dan periset media) dengan materi “Tanpa TV, Mungkinkah?” –menguraikan beberapa penelitian mengenai media dan langkah-langkah intervensi yang bisa dilakukan keluarga dari aspek media literacy. Acara ini diikuti oleh 50-an peserta—sesuai target. Beberapa di antara peserta, mewakili lembaga atau secara individual, meminta tindakan lebih lanjut seperti mengadakan talk show serupa di sekolah masing-masing.

22.jpg

32.jpg

2. Workshop Remaja: “Jangan Mau Jadi Korban Iklan: Bedah Iklan Secara Kritis” (penanggungjawab: Tarlen).
Sasarannya adalah siswa SMP dan SMA, yang akan diselenggarakan pada hari Kamis, 19 Juli 2007, masing-masing 3 jam. Berlangsung di Beranda Tobucil jl. Aceh 56 Bandung, kelas mahasiswa dibuka pada jam 9-12, sedangkan kelas pelajar dibuka pada jam 14-17. Dalam bentuk workshop, acara ini diawali oleh Bedah Iklan Bersama yang dipandu oleh fasilitator Bascomms. Dilanjutkan dengan pembahasan oleh para pembicara yang terdiri dari Drs. Dadang Rahmat, M.Si. (Ketua KPID Jawa Barat) yang membawakan materi “Etika Periklanan” dan Ariani Darmawan (Direktur KineRuku) yang membawakan materi “Look What We Can Do To You” yang membahas aspek teknis produksi iklan untuk menciptakan ilusi-ilusi tertentu bagi khalayak. Berhubung pak Dadang harus ke Sukabumi siangnya, maka kehadirannya digantikan oleh anggota KPID lainnya yaitu Drs. Dian Wardiana, M.Si. Dari target 20 peserta untuk setiap kelas, ternyata yang hadir di luar perkiraan. Kelas mahasiswa dihadiri 31 orang, terdiri dari mahasiswa Unpad, Itenas, Unikom, Stikom, dan Unisba. Sedangkan kelas pelajar dihadiri oleh 35 peserta, terdiri dari siswa-siswi SMP Pasundan 6 (mengirimkan peserta terbanyak!), SMP Negeri 14, SMA 1, SMA Al-Kautsar Bojongkoneng, SMA Negeri 3. Ini juga gratis, bekerjasama dengan sekolah-sekolah di Bandung

.
51.jpg
61.jpg
3. Sosialisasi “Hari Tanpa TV”
Sosialisasi dilangsungkan ke TK dan SD-SD di wilayah Bandung berupa penyebaran kit “Hari Tanpa TV” (terdiri dari undangan Talk Show hari Sabtu, campaign material dan lembar dukungan), mulai Senin 16 Juli s.d. Kamis, 19 Juli 2007. Kelompok relawan menyebarkan kit HTT mulai dari Cimahi hingga Ujungberung. Dari 30 sekolah yang terdaftar, 25 berhasil dikontak, 5 lagi tidak ditemukan alamatnya. Dalam pelaksanaannya, lebih dari 30 sekolah yang meminta kit kampanye. Sejumlah sekolah juga meminta tambahan flyer untuk diselipkan ke Buku Komunikasi setiap muridnya! Sejumlah relawan datang membawa pesan para kepala sekolah agar Bascomms mengadakan acara di sekolahnya untuk membawa pesan-pesan media literacy bagi orangtua siswa maupun guru-guru. Lembar dukungan yang disebarkan semua dikembalikan kepada Bascomms lengkap dengan stempel sekolah.

71.jpg

82.jpg

4. Aksi Damai “Hari Tanpa TV” pada Sabtu, 21 Juli 2007, pk. 10-14 WIB.
(penanggungjawab: Ipe)
Dalam kegiatan ini relawan-relawan HTT memasang spanduk, menyebarkan flyer dan brosur di sejumlah titik penting di Bandung, dipusatkan di Ciwalk. Tujuannya membangkitkan awareness gerakan “Hari Tanpa TV”. Dalam acara ini, kami dibantu oleh para relawan terdiri dari dosen dan mahasiswa Fikom Unisba, Stikom, dan simpatisan lain. Aksi Damai diliput oleh sejumlah wartawan dari media cetak (Tribun Jabar, Pikiran Rakyat suplemen “Belia” dan “Kampus”) dan media elektronik (Radio Mara dan Radio Mustika).

102.jpg

111.jpg

5. Aksi “Hari Tanpa TV”, 22 Juli 2007.
Mematikan TV selama sehari. Diselenggarakan serempak di 6 kota, yaitu Jakarta, Bandung, Medan, Surabaya, Yogya, dan Makasar.

6. Monitoring “Hari Tanpa TV”, mulai Senin, 24 Juli 2007 s.d. Jumat.
Untuk menilai efektivitas aksi ini, sekaligus menjaring bagi masukan aksi berikutnya, maka akan dilakukan evaluasi melalui penyebaran dan pengumpulan kuesioner kepada masyarakat maupun sekolah-sekolah baik secara langsung maupun lewat posting di milis-milis. Hasilnya akan dilaporkan lewat media maupun milis-milis.

13.jpg

141.jpg

C. Media Exposure
Iklan kegiatan di Belia (suplemen remaja HU Pikiran Rakyat) sebagai media partner (senilai Rp. 10 juta!), Selasa, 17 Juli 2007

2 tulisan (Santi dan Tarlen) di Rubrik Gaya Hidup Pikiran Rakyat (Jumat, 20 Juli 2007).

Wawancara di Radio Mara dalam Segmen Pendidikan, Kamis 19 Juli 2007 (pk. 7.15-7.45).
Wawancara di Radio Mustika dalam Klab Baca Qanita bersama mbak Tutuk (Mizan) dan Andar Manik (pendiri Jendela Ide), penyiar Poppy (pk. 16.00-17.00).
On the spot report oleh Radio Mara untuk Aksi Damai di Ciwalk (21 Juli 2007 pk. 13.30).
Laporan Utama suplemen Belia di HU Pikiran Rakyat edisi Selasa, 24 Juli 2007.
Berita di Bandung TV, edisi Senin 23 Juli 2007.

Ditinjau dari aspek realisasi kegiatan, konsolidasi kepanitiaan, dan media exposure yang diperoleh, Pekan Aksi HTT 2007 di Bandung bisa dinyatakan telah berlangsung sukses.

D. Penutup
Alhamdulillah, terlepas dari segala keterbatasan, Allah SWT memperkenankan kita menyelenggarakan acara dengan sukses sesuai rencana. Mudah-mudahan, apa yang kita lakukan memberikan manfaat bagi semua. Bascomms mengucapkan terimakasih kepada Allah SWT, dan semua pihak yang telah membantu terselenggaranya Pekan Aksi HTT 2007. Mohon maaf atas semua kekurangan yang ada. Insya Allah, di lain kesempatan, kita belajar dari kekurangan tersebut dan berkegiatan dengan rencana dan aksi yang lebih baik lagi dalam waktu dekat.

Bandung, 22 Juli 2007
Santi Indra Astuti

Bascomm’s Research and Development

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s